Susahnya, kita hidup dalam kebudayaan yang tidak diajarkan untuk cukup rendah hati belajar dari orang lain, sehingga sulit untuk menciptakan tim yang solid. Padahal, menurut Eddy, semua orang sukses memiliki idola dan mau belajar dari idolanya tersebut.
Langkah pertama untuk mendapat tim yang rendah hati (kita sebagai atasan) harus bisa lebih dulu diterima dalam tim. "Apakah dengan cara galak pada anak buah atau bersikap bersahabat, itu pilihan kita," lanjutnya.
Setelah tim, modal lain yang harus kita miliki adalah prasarana. Misalnya, nih, kita disuruh memasarkan properti. Salah satu caranya adalah dengan membuat brosur. Kita, kan, harus punya sarana sehingga pekerjaan berlangsung efektif dan efisien. Kalau semua modal sudah di tangan, mestinya, sih, nggak takut saingan lagi. CC