"Cari muka sebenarnya gaya komunikasi seseorang. Biasanya dilakukan untuk menunjukkan kebolehan," terang Eddy F. Tjahja. Bahkan menurutnya, setiap orang pernah melewati fase cari muka di dunia kerja.
Memang, sih, efek sampingnya akan menstimulasi persaingan. Tapi selama tidak merugikan orang lain, cari muka alias carmuk boleh-boleh saja.
Apalagi jika karyawan tersebut menunjukkan prestasi bagus juga. Masalahnya, kan, ada saja yang tidak suka pada kesuksesan orang lain. Jadilah persaingan nggak sehat... CC