Money
Biar Krisis Shopping Tetap Eksis

16 Sep 2013

Kondisi ekonomi saat ini memang sedang terguncang. Saham merosot, rupiah melemah, dan harga-harga barang mulai beranjak naik. Cepat atau lambat pasti akan terasa juga dampaknya pada kondisi keuangan kita. Wah, hobi shopping jadi terancam, dong?
Eits, tenang… CC punya strategi, nih, untuk menghadapi krisis ekonomi. Bersiaplah dari sekarang dan bersenang-senang kemudian…

Penyesuaian Gaya Hidup
Pengeluaran memang selalu bertambah seiring adanya peningkatan harga. Namun, kondisi tersebut semakin buruk jika terjadi krisis moneter. Kita harus berhemat dari sekarang jika nggak mau ‘hidup susah’ di kemudian hari. Peningkatan biaya hidup, kan, nggak selalu disertai peningkatan penghasilan.

Advertisement
Jika nggak mau bujet bersenang-senang terpangkas habis untuk memenuhi kebutuhan primer, Ratih Nurmalasari, SE, CFP, perencana keuangan dari ZAP Finance, menyarankan berhemat dari sekarang. Yang paling bijak tentunya memotong anggaran entertainment.
Contohnya, nih, jika kita terbiasa membeli kopi dari coffee shop di dekat kantor, mulai sekarang coba bawa kopi sachet. Sisa uang bisa ditabung untuk kebutuhan yang lebih penting atau disisihkan sementara untuk menunjang gaya hidup kita ke depan saat krisis benar-benar terjadi.

Ubah juga frekuensi belanja ataumanfaatkan saat momen sale besar di awal dan pertengahan tahun, termasuk midnight sale. Bagi pencinta traveling, sebaiknya tunda dulu keinginan ke luar negeri sampai nilai tukar mata uang membaik.

Baca artikel selengkapnya di Cita Cinta No. 19 Edar 18 September - 2 Oktober 2013 yaa...



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?