Dari seluruh situs-situs jejaring sosial yang ada saat ini, LinkedIn dibuat untuk membangun hubungan dalam dunia kerja dan sarana ‘informal’ perusahaan mencari pekerja baru. Karena itu, ada beberapa hal yang mesti dihindari pada LinkedIn.
1. Tidak Memakai Foto
Menurut LinkedIn Career Expert, Nicole Williams, seperti dimuat pada situs LearnVest.com, profil Anda akan tujuh kali lebih besar kemungkinan dilihat bila memakai foto. Bila tidak, orang akan mengasumsikan ada sesuatu yang salah pada Anda. Dan, jangan memakai foto peliharaan, suami, atau bayi. Foto tersebut menandakan Anda tidak siap bekerja full-time.
2. Melewatkan Update Status
Bukan status personal seperti belanja dimana dan menu makan siang. Akan lebih baik bila status tersebut menunjukkan pencapaian profesional Anda. Misal, tugas yang berhasil diselesaikan, artikel yang telah Anda tulis, atau berbagi artikel menarik. Status terbaru menandakan Anda pribadi yang aktif.
‘Aktivitas’ mencari pekerjaan baru tentunya tidak ingin diketahui oleh perusahaan Anda bekerja sekarang. Atur profil Anda agar hanya bisa dilihat oleh orang tertentu.
4. Menghilangkan Pekerjaan Lama atau Sukarelawan
Meskipun anda sudah berganti bidang karier, pekerjaan Anda sekarang bukan yang paling utama. Tuliskan seluruh pekerjaan yang pernah Anda lakukan. Tidak masalah pekerjaan sejak masa remaja. Anda tidak pernah tahu kriteria seperti apa saja yang perekrut cari. Pengalaman Anda di masa lalu bisa jadi pertimbangan mereka.
5. Melupakan ‘Summary’
Dalam berkompetisi dalam pekerjaan, dengan pendidikan dan kualifikasi serupa dengan Anda, ‘summary’ memberikan pandangan berbeda bagi perekrut. ‘Summary’ bisa jadi alat menjual kualifikasi Anda.
6. Tempat Mencari Jodoh
Sekali lagi, LinkedIn adalah sarana menjalin jejaring secara profesional untuk mengembangkan karier. Bukan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi seperti berkenalan dan mencari pasangan. Perekrut dapat menilai pribadi Anda dari cara berkomunikasi pada profil di dunia maya tersebut. Anda akan dianggap tidak serius atau bersungguh-sungguh dalam bekerja nantinya bila memakai LinkedIn untuk keperluan pribadi. Masih banyak media jejaring sosial lain yang bisa mengakomodasi kepentingan pribadi Anda tersebut. (MEI/FOTOSEARCH)