Tonjolkan potensi diri terhebat agar kita berbeda dengan akun lainnya. Sesuaikan dengan keahlian kita dan pastikan 30% pesan yang di-share di socmed berisi keahlian tersebut. Misal, potensi terbesar kita adalah fashion, maka fashion harus menjadi topik terbesar yang ada di socmed kita.
Bahasanya kasual
Socmed bukan majalah, dan biasanya pengguna hanya membacanya sepintas jadi gunakan bahasa yang santai layaknya kita berbicara.
Konten menarik
Bangunlah konten yang asyik terus-menerus agar orang lain nggak bosan membaca timeline kita. Hal ini berguna agar pesan kita bisa di-retweet atau di-regram oleh orang yang followernya banyak, sehingga kita pun mendapatkan follower baru.
Walaupun kontennya serius sampaikan dengan gaya yang kocak untuk membangun suasana yang santai sehingga nyaman dibaca.
Interaktif
Berikan feedback jika ada seseorang yang merespon sehingga dia merasa dihargai. Minimal ucapkan terima kasih jika foto atau pesan kita dipuji.
Lengkapi dengan blog
Menurut Nukman, mereka yang punya blog jumlah followernya lebih banyak dibandingkan yang nggak punya—meski membahas topik yang sama. Blog berguna untuk menambah informasi dan membahas topik yang lebih serius.