Tenaga marketing dibutuhkan di setiap bisnis. Mereka bertugas memberikan pengetahuan, kesadaran atau memperkenalkan produk atau jasa tertentu. Karena itulah, seorang marketing harus memiliki kemampuan mengidentifikasi kebutuhan konsumen. Soal ini, wanita dinilai lebih cocok karena dianggap lebih bisa memahami orang lain dibanding pria.
Manajer
Profesi manajer identik dan didominasi oleh pria, padahal, nih, wanita juga dinilai mampu menempati profesi tersebut. Wanita lebih teliti dalam mengelola bisnis dan mengawasi sebuah proyek. Jika pria hanya terfokus memikirkan proyek yang sedang dijalani, seorang wanita mampu menempatkan lebih banyak energi, misalnya memikirkan risiko ke depan, mampu meningkatkan kinerja bawahannya, memotivasi karyawan, dan menciptakan keberhasilan.
Wanita nggak bisa lepas dari dandan dan makeup. Hampir 80 persen professional makeup artis digeluti wanita. Nggak heran kalau wanita lebih cocok menempati profesi ini. Wanita dinilai lebih mengetahui dengan baik soal tampilan dan riasan wajah yang cocok dengan orang tertentu.
Layanan pelanggan
Profesi ini memungkinkan kita bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Dalam hal ini wanita dinilai lebih mumpuni. Apalagi sebagian besar interaski dalam divisi layanan pelanggan merupakan keluhan konsumen. Karena itu, diperlukan sosok yang sabar dan multitasking. Wanita dianggap lebih profesional dalam hal tersebut.
Dian Probowati
Foto: Fotosearch