Bertolak belakang dengan anggapan kita, multitasking justru tidak menghemat waktu. Penelitian di University of Utah menunjukan kalau mengerjakan dua hal sekaligus sama seperti kita menyetir sambil menelepon.
Pada akhirnya, para sopir terlambat sampai tujuan. Para ahli pun menyarankan untuk menyelesaikan tugas satu persatu—misalnya lakukan pembayaran tagihan dulu baru dilanjutkan dengan mengirim email!
#2 Rentan eror
Para peneliti memperkirakan kalau mengerjakan beberapa tugas sekaligus dalam waktu bersamaan akan membuat kita kehilangan produktivitas hingga 40%. Memang, sih, otak manusia masih mampu menangani dua pekerjaan sekaligus. Namun jika menambahnya lagi, otak kita berisiko lelah dan mengakibatkan banyaknya kesalahan yang dibuat.
#3 Menambah tekanan
Terbiasa membuka email kantor dari gadget, atau menghubungkan langsung email kantor ke email pribadi kita? Penelitian di University of California memaparkan kalau seseorang yang memiliki askes email kantor secara konstan di mana pun dia berada cenderung lebih stres dibandingkan mereka yang tidak. Ini bisa berujung pada depresi!
#4 Waspada memori
Membaca buku sambil menonton televisi dapat membuat kita melewatkan hal-hal detail. Ini juga berlaku jika kita tiba-tiba ganti fokus dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain. University of California San Francisco mengadakan riset terhadap puluhan responden dan memberi mereka gambar berbeda-beda. Ternyata, nih, mereka yang biasa gonta ganti tugas saat bekerja mendapat kesulitan mengingat detail kedua gambar. Hmm….
#5 Makan berlebih
Ngaku, deh, kadang kita rela makan sambil mengetik tugas agar hemat waktu. Padahal otak kita jadi sulit memproses makanan yang masuk ke dalam tubuh, tuh. Hasilnya, kita nggak merasa kenyang dan tergoda untuk menambah porsi. Jika terpaksa makan di depan komputer, cobalah untuk melakukannya dengan lambat dan break dari layar untuk fokus pada makanan. (VIN/FOTOSEARCH)