Career
4 Cara Hadapi Wawancara Kerja yang Tidak Berjalan Baik

11 Mar 2016

Demi kelancaran wawancara kerja, berjam-jam kita habiskan untuk mempersiapkan diri. Termasuk tiba jauh lebih awal di tempat wawancara supaya menimbulkan kesan baik. Tiba-tiba, dalam sekejap, semua rencana di kepala kita berantakan gara-gara wawancara tidak berjalan sesuai perkiraan.

Berikut empat hal yang mungkin membuat sesi wawancara kita berantakan dan praktikkan langkah-langkah mengatasinya.

1. Pewawancara berubah di saat-saat terakhir (mau mulai wawancara)
Jangan kecewa jika awalnya dijadwalkan wawancara dengan Direktur Marketing tapi akhirnya jadi Asisten Direktur Marketing. Bisa saja orang tersebut sakit atau mendadak ada keperluan lain.

Begitu hal ini terjadi, seringkali pelamar merasa wawancara mereka bakal tidak dianggap bernilai atau mereka merasa perusahaan tidak tertarik. Padahal, belum tentu hal tersebut terjadi. Yang terbaik adalah tetap menjalani wawancara seperti biasa dan tunjukkan bahwa kita adalah kandidat yang tepat. Siapa pun yang mewawancarai kita, mereka adalah orang yang bekerja di perusahaan tersebut.

2. Dijadwalkan wawancara lewat telepon, tapi tidak seorang pun yang menelepon ketika waktunya tiba.
Banyak, tuh, perusahaan yang menjadwalkan wawancara telepon tapi malah tidak pernah menelepon. Jika ini terjadi, tunggu 15-20 menit dari waktu yang dijadwalkan. Bila tidak ada telepon, coba inisiatif menelepon mereka.

“Saya dijadwalkan wawancara pada pukul 15.00 dan ternyata belum ditelepon juga. Apakah Anda mau menjadwalkan ulang atau bisa wawancara sekarang juga?” adalah yang perlu kita tanyakan pada pewawancara.

Advertisement
Jika ternyata yang menjawab adalah voicemail, ganti kalimat terakhir dengan, “ Saya akan mengirimkan email jika memang kita menjadwalkan ulang.”

3. Menghadapi tes yang bukan kita siapkan.
Mestinya kita sudah bisa menduga bahwa pewawancara sering memberikan tes berupa menulis, kemampuan teknis, simulasi, dan contoh pekerjaan yang akan dihadapi. Begitu dihadapi, anggap saja untuk menambah pengetahuan kita tentang jenis pekerjaan yang bakal dihadapi.

4. Waktu wawancara dipotong atau berlangsung singkat
Wawancara sudah berjalan lancar ketika mendadak pewawancara menyebutkan ada kondisi darurat yang terjadi dan mesti menyelsaikan wawancara dengan cepat dari yang direncanakan. Mungkin kita langsung menduga bahwa hal ini hanya cara sopan pewawancara menuntaskan wawancara karena kita tidak pas untuk pekerjaan.

Jangan berprasangka negatif dulu! Bersyukur dulu bahwa wawancara telah tuntas. Lalu ucapkan terima kasih pada pewawancara, tawarkan jika mungkin bisa bertemu untuk wawancara lagi, dan, terakhir, tunggu saja pewawancara menghubungi kita lebih lanjut.


Meiranie Nurtaeni
Foto: Fotosearch
 


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?