Bagi kita yang sering belanja karena tergiur diskon, sudah saatnya, nih, menjual baju-baju lama. Kita bisa memasarkannya secara online, tuh, agar nggak keluar biaya. Dijamin laku, apalagi jika kita jual supermurah dengan nominal di bawah Rp 30.000. Atau, bisa juga jual melalui bazar. Coba, deh, gabung dengan teman yang memang ingin berpartisipasi di bazar agar biaya sewa tempat bisa dibagi dua.
Belanja online
Yap, seringkali situs-situs menjual produk maupun voucher belanja dengan harga yang jauh lebih murah. Jika produknya memang cenderung diminati orang-orang kantor atau teman terdekat—misalnya kosmetik atau kuteks, nggak ada salahnya memborong. Lumayan, kan, jika kita bisa mendapatkan keuntungan 10-20%.
Terutama, sih, jika kita hobi traveling. Begitu selesai kembali ke rumah, jangan ragu untuk menulis pengalaman jalan-jalan kita dan kirim ke majalah. Lumayan banget, tuh, bisa menambah saldo rekening bank kita. Jadi mulai sekarang usahakanlah mengambil foto-foto bagus di spot-spot menarik agar bisa kita jual, he he he.
Kumpulkan sisa uang mata asing
Saat traveling ke luar negeri ada kalanya kita memiliki sisa mata uang asing negara tersebut. Nah, daripada buru-buru menukarkannya ke rupiah lagi, lebih baik kita menyimpannya. Apalagi, jika mata uangnya merupakan negara yang sering dikunjungi banyak orang seperti Singapura atau Korea. Sekadar informasi, di tahun 2011, 1 won = Rp 8. Di tahun 2015, 1 won = Rp 12. Jika kita menyimpannya selama empat tahun terakhir, keuntungan kita mencapai 50%!