Terkadang risih rasanya menyimpan banyak uang receh dari kembalian ongkos atau makan siang di kantong. Nggak heran kita lebih memilih menghabiskannya untuk jajan di warung, membeli camilan atau memberikannya ke pengemis. Sst, pernah kebayang nggak berapa rupiah yang bisa kita kumpulkan setiap bulannya dari sisa uang receh tersebut? Bisa puluhan ribu, tuh. Daripada dibuang percuma, lebih baik biasakan mengumpulkan sisa receh setiap hari. Gunakan dompet kecil agar praktis dan ringkas. Sesampainya di rumah pindahkan ke celengan, deh.
Trik kasih tip
Bukannya pelit, tapi saat ini hampir semua resto sudah memasukkan biaya pelayanan (servis) ke dalam daftar tagihan pembeli. Jika Anda meninggalkan lagi tip di meja, artinya kita mengeluarkan biaya untuk tip sebanyak dua kali lipat. Lain cerita jika kita membuat perayaan atau mem-booking seluruh tempat di resto tersebut.
Sesekali memberi tip kepada pelayan resto boleh saja, kok, tapi lihat juga kemampuan keuangan. Untuk apa memaksakan diri agar terlihat mampu di depan teman-teman? Hari gini, please, deh…
Maksimalkan gift cards
Berapa kali dalam setahun kita menerima gift card dari tempat belanja langganan atau rewards kartu kredit dengan value beragam—bisa puluhan bahkan ratusan ribu. Sayangnya banyak orang sering lupa memanfaatkan gift card yang sama saja dengan membuang-buang uang, kan.
Pilih auto debit
Jika punya cicilan bulanan dalam jangka waktu tertentu, pilih proses pembayaran dengan cara auto debit. Pembayaran ini membuat kita dapat membayar cicilan tepat waktu dan uang pun teralokasikan tepat sasaran. Kita pun nggak bakal kena denda. Jangan lupa pastikan tidak ada biaya tambahan dari proses auto debit, ya.
KTA bukan solusi
Kredit Tanpa Agunan (KTA) sering kali jadi jalan praktis bagi sebagian orang untuk memperoleh dana secara instan. Ada pula yang memanfaatkannya demi memiliki tabungan gemuk. Masalahnya, nih, dari mana kita mendapatkan dana untuk membayar cicilan utang beserta bunganya yang selangit jika semua dana dialokasikan ke tabungan? Karena itu, sisihkan sedikitnya 10 persen dari penghasilan kita per bulan. Jika rutin dilakukan dalam setahun pasti kita punya tabungan yang lumayan.
Kesalahan yang juga sering terjadi adalah menggunakan KTA sebagai dana traveling. Sebaiknya kita punya pos khusus yang digunakan untuk kesenangan pribadi. Apakah berarti kita tidak boleh mengajukan pinjaman KTA? Boleh saja, asal digunakan untuk utang produktif, misalnya membuka usaha sehingga ada perputaran uang untuk membayar cicilan.
Cari tahu artikel selengkapnya di majalah Cita Cinta terbaru yang edar 20 April-4 Mei 2015.