Home Interior
Tren Kipas dan Pendingin Ruangan 2020 : Terkoneksi Wi-Fi Hingga Fitur Pengusir Nyamuk

9 Jan 2020


Dok. Unsplash




Hidup di negara dengan iklim tropis, tentu kebutuhan akan kipas dan pendingin ruangan terus meningkat tiap tahunnya. Hampir semua rumah, apartemen dan tempat bisnis menggunakan pendingin ruangan (air conditioner/AC) atau minimal kipas untuk mengatur suhu udara dalam ruangan.

Dengan semakin canggihnya teknologi, perangkat pendingin ruangan atau kipas pun tak sekadar hanya mengatur suhu udara dalam ruangan saja. Belakangan, makin banyak bermunculan kipas dan pendingin ruangan yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih guna memenuhi berbagai kebutuhan para penggunanya. 

Ini dia tren kipas dan pendingin ruangan di 2020 :


1. Terkoneksi Wi-Fi
Dengan semakin mudahnya kita terhubung dengan koneksi internet, maka akan kian gampang mengontrol berbagai macam hal. Salah satunya adalah kipas dan pendingin ruangan di rumah, yang belakangan kian banyak yang sudah terkoneksi dengan Wi-Fi.

Perangkat seperti ini memungkinkan penggunanya untuk bisa mengaktifkan atau mematikan perangkat kipas maupun pendingin ruangan dengan keterhubungan Wi-Fi. 

“Selain memastikan tidak ada lagi energi sia-sia karena lupa mematikan AC, keberadaannya memberi kenyamanan pengguna untuk memastikan ruangan telah sejuk begitu memasukinya karena pengaktifan telah dilakukan sebelumnya,” ujar
Changmin Han, Product Director Air Solution of LG Electronics Indonesia.

2. Dapat Mengontrol Watt
Memiliki pendingin ruangan konon selalu diidentikan memakan watt besar. Namun dengan tuntutan yang besar terhadap pendingin ruangan yang hemat watt mendorong sejumlah produsen untuk melengkapinya dengan fitur watt control.

Fitur ini pun mampu mengatur tingkat asupan daya listrik tergantung kebutuhan dan kemampuan di masing-masing tempat tinggal. Misalnya seperti AC inverter LG Dual Cool memiliki empat pilihan daya, mulai dari 100%, 80%, 60% hingga 40%. Kebebasan mengubah pilihan daya listrik ini memungkinkan penghematan listrik lebih optimal.


3. Anti Nyamuk
Tentu salah satu keluhan tinggal di negara dengan iklim tropis adalah banyaknya kehadiran nyamuk yang mengganggu. Menjawab kebutuhan ini, produsen kipas maupun pendingin ruangan menyisipkan fitur pengusir nyamuk yang akan memberikan kenyamanan lebih.

Advertisement
“Cara kerjanya seperti AC Terminator yang mengeluarkan frekuensi gelombang ultrasonik yang tak disukai nyamuk,” kata Dimas Raditya, Part Leader Residential AC PT. LG Electronics Indonesia.


4. Fitur Sleep Mode
Untuk memberikan kenyamanan lebih pada penggunanya saat ingin beristirahat, kini sejumlah kipas dan pendingin ruangan dilengkapi fitur yang mampu mengontrol suhu yang tepat untuk tidur. Dengan fitur sleep mode ini kipas akan memberikan putaran kipas yang lembut. 

5. Bilah Kipas Ganda
Umumnya, pada kipas konvensional bilahnya berbentuk pipih menyerupai papan. Memang, papan kipas dengan bentuk pipih seperti ini akan membuat pusaran angin menerpa kencang pada orang di sekitarnya. Namun, ini justru memberikan ketidaknyamanan karena terpaan angin kencang menyebabkan beterbangannya benda di sekitar akibat turbulensi.

Mengatasi masalah ini, kipas-kipas modern melakukan inovasi dengan menerapkan desain dual wing. Dari sisi bentuk, desain ini menerapkan deretan tonjolan kecil pada bilah panjangnya untuk memecah angin sebelum mengalirkan ke sekitarnya. Hasilnya, kipas akan memberikan terpaan angin yang lembut dan lebih senyap tanpa berisik. (f)




BACA JUGA :
5 Cara Memanfaatkan Air Buangan AC
LG ThinQ, Perangkat Rumah Tangga Berteknologi Canggih Untuk Si Mobilitas Tinggi
Kulkas dan Mesin Cuci Ramah Lingkungan











 


Topic

#AC, #Kipas

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?