Foto: Fotosearch
Jumlah penderita penyakit jantung dan stroke pada wanita di Indonesia ternyata lebih banyak ketimbang pria. Data Riset Kesehatan Dasar 2013, Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI, menunjukkan, ada 1,4 juta wanita yang menderita penyakit jantung, belum termasuk lebih dari 265.000 wanita yang terkena serangan jantung. Sementara, wanita penderita stroke di Indonesia mencapai angka 1 juta orang lebih. Ketahui penanganan kedaruratan penyakit jantung dan stroke untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kerusakan parah.
Gejala Stroke:
• Mati rasa mendadak di wajah, lengan, atau kaki. Biasanya terjadi pada salah satu bagian tubuh, kiri atau kanan.
• Mendadak bingung, sulit bicara, dan sulit mengerti.
• Mendadak sulit melihat di salah satu atau kedua mata.
Jika Terjadi pada Anda:
• Hentikan aktivitas. “Usahakan tidak panik, yang akan memicu meningkatnya tekanan pada pembuluh darah,” kata dr. Siswo.
• Jika masih sadar, bagian memori dan motorik Anda tidak terkena, lakukan tindakan antisipasi: berbaringlah dan miringkan tubuh Anda sekitar 30o - 45o.
• Posisi ini mempermudah orang lain untuk melakukan tindakan penyelamatan.
• Cari bantuan. Ucapan Anda mungkin sulit dimengerti. Jadi, daripada menelepon, berteriaklah minta tolong, khususnya jika berada di antara orang banyak.
Jika Terjadi pada Orang Lain:
• Segera evakuasi ke rumah sakit.
• Jika korban sadar dan bernapas, tenangkan dia.
• Jika korban pingsan atau henti napas, lakukan pertolongan pertama pada serangan jantung, tapi sangga kepala korban dengan bantal.
• Cek, dari bibir sebelah mana air liurnya keluar. Jika dari kiri, tandanya lidah tertekuk ke kiri, baringkan ke arah kiri. Jika dari kanan, lakukan sebaliknya.
• Jika ada oksigen, berikan pada korban.
“Seseorang terkena stroke, dia akan sulit melakukan penyelamatan sendiri”. Dr. dr. Hafil B. Abdulgani., FACS., FACC,RS. Nusantara Stroke dan Medical Center.
TIA (transient ischemic attaattaattack)
Gejala kecil yang mengarah pada stroke, mirip serangan stroke tapi hanya sebentar dan tidak meninggalkan dampak nyata. Berupa: hilang penglihatan sekejap, bisa di mata kanan, kiri, atau kedua-duanya. Misal, warna traffic light tiba-tiba berubah hitam, beberapa detik, lalu normal kembali. Sering hilang keseimbangan, pusing, bicara cadel. “Jika peka dan langsung berobat, maka Anda akan selamat dari serangan sesungguhnya,” kata dr. Hafil
Menit-menit berharga:
> 2-3 menit: Napas berhenti, maka akan terjadi kerusakan otak.
> 4-6 menit: Berhenti napas korban akan meninggal dunia.
> 60 menit: Setelah stroke adalah golden period untuk meninimalkan kerusakan otak.(f)
Baca juga:
Waspada Stroke Mata
Andini S Antasari, Berdamai Dengan Autoimun
Waspada! Ini Bahaya Perdarahan Permukaan Otak yang Mematikan
Topic
#stroke, #jantung