Foto: Fotosearch
Penting diingat, tidak semua orang butuh minuman isotonik untuk konsumsi harian. Jika aktivitas harian cukup berat, dilakukan saat cuaca panas atau suhu ruang yang panas sehingga tubuh mengeluarkan banyak keringat, minuman isotonik bisa membantu tubuh Anda tetap terhidrasi dengan baik. “Namun, kalau aktivitas harian Anda biasa-biasa saja, air putih tetap pilihan utama karena air putih tidak akan membuat kadar glukosa Anda meningkat,” saran Andi.
Menurut riset American College of Sport Medicine, menjaga asupan nutrisi dan cairan tubuh sangat penting untuk menjaga performa. Menjaga cairan tubuh idealnya dilakukan sebelum, saat, dan setelah beraktivitas. Jika Anda ingin memanfaatkan minuman isotonik, begini aturannya:
Sebelum beraktivitas
Empat jam sebelum beraktivitas atau berolahraga, biasakan untuk mengonsumsi 500-600 ml air putih secara bertahap tiap 10-15 menit sekali. Jika memungkinkan, timbang berat badan Anda sesaat sebelum memulai aktivitas.
Jika ingin berolahraga pagi hari, pastikan Anda menghidrasi tubuh 24 jam sebelumnya, dengan aturan yang sama, dan jangan lewatkan makan malam. Jika memungkinkan, 2 jam sebelum berolahraga pagi, minum 500 ml air putih secara bertahap.
Saat beraktivitas
Namun, bila waktu latihan Anda lebih dari 60 menit, terutama jika Anda latihan beban yang memerlukan tenaga besar, sebaiknya Anda mengonsumsi minuman isotonik dengan aturan waktu dan jumlah yang sama secara bertahap. Sebab, minuman isotonik mengandung karbohidrat yang bisa menggantikan energi dengan cepat. Hindari mengonsumsi lebih dari 950 ml/jam untuk menurunkan risiko kelebihan cairan atau keracunan cairan.
Pada beberapa orang ada juga yang mengalami mual saat mengonsumsi minuman isotonik. Kemungkinan ini karena dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Jika ini terjadi, pilih air putih saja.
Setelah beraktivitas
Timbang kembali berat badan Anda setelah beraktivitas atau berolahraga. Jika bobot Anda lebih rendah dari sebelum latihan, bisa jadi tubuh Anda masih kekurangan cairan. Secara bertahap, minumlah air putih atau minuman isotonik. Tiap 0,5 kg selisih berat badan sebelum dan setelah beraktivitas, dibutuhkan 600-700 ml air. Cicil dengan mengonsumsinya tiap 15-20 menit untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang
Ingatlah, agar tidak mengalami dehidrasi, jangan tunggu sampai Anda merasa haus untuk meraih botol minum Anda. Haus merupakan tanda bahwa tubuh sudah kekurangan cairan sebanyak 1-2 persen. Perhatikan gejala seperti saat tubuh makin kehilangan cairan tubuh, kulit akan menjadi kering, pusing, nyeri kepala, demam, denyut jantung meningkat, dan keringat berkurang. Itu tandanya tubuh sudah kehilangan cairan cukup banyak.(f)
Baca juga:
- Khasiat dan Kandungan Minuman Isotonik: Benarkah Ampuh Menghidrasi Tubuh?
- 5 Asupan Penyebab Sering Buang Air Kecil
- 5 Tip Supaya Kesehatan Selalu Terjaga
Topic
#minumanisotonik