Family
5 Cara Ini Bisa Bikin Anak Pintar Bercerita

2 Aug 2017


Foto: dok. Kita Bercerita
 

Bercerita kepada anak adalah cara yang paling mudah untuk mengajarkan anak budaya membaca. Dilihat dari manfaatnya, menurut American Academy of Pediatrics (APP), bercerita dapat meningkatkan kecerdasan anak, menumbuhkan imajinasi, serta mempererat hubungan antara orangtua dan anak.
 
Oleh sebab itu komunitas Kita Bercerita menggelar acara Negeri Cerita di Atrium Pejaten Village, Sabtu lalu (29/7). Herdinda dari komunitas Kita Bercerita menjelaskan bahwa sangat disarankan orangtua untuk membacakan buku ke anak untuk membantu kemampuan berbahasa dan meningkatkan ikatan antara anak dan orangtua, terutama pada masa golden age (0-5 tahun).
 
Lewat kampanye ‘Bercerita 10 menit sehari’ yang telah dimulai sejak 2016, Herdinda menyemangati para orangtua agar membatasi penggunaan gadget bagi anak dan mengalihkannya ke buku bacaan. “Memang tidak mudah. Tapi sebagai orangtua harus rela lelah demi kebaikan anak,” tegasnya.
 
Berikut ini 5 hal yang perlu dilakukan orang tua agar anak-anak tertarik membaca buku dan dapat membiasakan bercerita minimal 10 menit dalam sehari.
 
1/ Kuatkan tekad
Yakinkan pada diri bahwa bercerita itu mudah. Meskipun lelah bekerja seharian, usahakan menyisakan waktu minimal 10 menit setiap harinya untuk membacakan cerita ke anak. Buat ide cerita yang sederhana. Jangan sampai orangtua merasa terbebani. Ketika bercerita juga harus fokus ke anak. Tidak disarankan bercerita sembari menonton televisi atau bermain gadget.
Advertisement
 
2/ Variasi media
Media yang digunakan bisa dalam bentuk buku atau boneka jari dan boneka tangan. Untuk buku biasanya lebih menarik yang memiliki gambar lebih banyak, berwarna-warni dan sedikit tulisan. Dengan begitu anak tidak mudah bosan. Sebagai pilihan, orangtua juga bisa menggunakan lebih dari 200 lembar cerita yang disediakan di Instagram @kitabercerita.id.
 
3/ Bertahap
Membiasakan anak untuk bisa lebih menyukai bercerita daripada gadget butuh waktu. Orangtua bisa memulainya dengan membacakan cerita saat perjalanan menuju sekolah atau sebelum  tidur. Karena rentang fokus anak berbeda-beda, bercerita bisa dilakukan secara bertahap. “Jika sebelumnya hanyak bisa sampai 2 menit, selanjutnya bisa dilanjutkan menjadi 4 menit, dan seterusnya,” ucap Herdinda.
 
4/ Banyak mencari referensi
Agar anak tidak bosan, orangtua juga harus ekspresif saat bercerita. Referensi bisa diperoleh dari video dongeng di internet. Dari video tersebut, orangtua bisa belajar bagaimana harus memainkan intonasi suara dan ekspresi wajah.
 
5/ Buah tangan berupa buku
Jika sebelumnya anak lebih sering menerima hadiah mainan, mulailah dengan memberikan hadiah atau oleh-oleh berupa buku bacaan cerita bergambar yang menarik. Dengan begitu, anak jadi terbiasa dengan membaca dan bercerita.(f)



Topic

#tips #dongeng #keluarga

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda? 

event