Foto: dok. femina
Pemimpin muda Indonesia tersebut adalah Putri Herliana, Rahman Adi Pradana, Rahmat Hidayat, Karina Negara, dan Lalola Easter. Mereka terpilih setelah menyampaikan gagasan dalam pidato berdurasi lima menit guna menjelaskan mengapa kebijakan mereka sangat penting bagi Indonesia dan dunia.
Para pemenang akan melakukan perjalanan ke Inggris untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan lanjutan di Møller Institute, University of Cambridge. Mereka juga akan bertemu dengan anggota parlemen Inggris dan pemimpin dunia yang inspirasional.
Pemenang tahun sebelumnya telah bertukar gagasan dengan mantan Sekretaris Jendral PBB Kofi Annan dan Ban Ki-Moon, juga mempresentasikan gagasan kebijakan mereka di Kantor Perdana Menteri, 10 Downing Street.
Karina Negara, salah seorang finalis, merasa sangat bersyukur telah terpilih sebagai anggota FLC 2019. Pidato yang disampaikannya tentang pentingnya kesehatan mental bagi generasi muda telah memukau para juri.
“Sebagai psikolog saya terinspirasi dari banyaknya orang tua yang belum menyadari bahwa sangat penting menanamkan kecerdasan emosional pada anak-anaknya. Generasi muda yang sehat secara mental akan membawa masa depan yang lebih baik bagi bangsa," ujar Karina.
Para peserta ini berasal dari Jakarta, Makassar, Bulukumba (Sulawesi Selatan), dan Bengkalis (Riau).
Colm Downes, Wakil Direktur British Council Indonesia menyatakan, "Program ini adalah bagian dari komitmen British Council dalam mengembangkan program kepemimpinan pemuda di Indonesia. Pandangan internasional sangat penting bagi para pemimpin masa depan di semua negara untuk memahami dan mengatasi tantangan yang muncul dalam dunia kita yang terus berubah, dan melalui FLC, kami akan membantu generasi baru untuk mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan jaringan internasional mereka,” ucapnya. (f)
BACA JUGA:
Era Kesetaraan Dan Inovasi
Selamat Datang di Dunia Kerja yang Baru
Jabatan CEO Tak Selalu Bisa Diturunkan
Topic
#FutureLeaders, #FLC2019, #britishcouncil