Foto: Fotosearch
Ingatkan si penerima
Klien yang super sibuk pasti bertemu ratusan orang dalam beberapa hari terakhir. Pada awal email, selain perkenalan, ingatkan si penerima siapa Anda, kapan dan bagaimana cara Anda bertemu dirinya, serta pekerjaan Anda.
Subyek berpengaruh
Subyek atau judul harus konkrit dan bisa menggambarkan tujuan email. Misal, “mencari dana untuk proyek ABC”. Satu kalimat dalam judul, tidak panjang atau terlalu pendek untuk menangkap perhatiannya. Bila perlu, tambahkan #eom (end of message). Mempermudah klien memahami isi email yang masuk.
Buat email clean, tanpa gambar macam-macam pada body text-nya, dan bisa langsung diforward oleh orang bersangkutan, tanpa harus dimodifikasi lagi. Waktu sangat berharga bagi si super sibuk.
Tidak rumit dibaca
Less is more. Buat menjadi singkat dan padat hingga cuma beberapa kalimat yang bisa langsung mengungkapkan tujuan Anda mengirim email. Tebalkan atau beri garis bawah kata-kata atau kalimat yang perlu klien ketahui. Perhatikan jenis font-nya. Gunakan satu jenis saja agar tidak terlihat berantakan.
Follow up tanpa mengganggu
Tidak ada balasan dalam waktu cepat? Tidak perlu melakukan follow up setiap hari. Cukup sekali atau dua kali dalam seminggu. Lampirkan pada email follow up Anda email asli berisi deadline atau memastikan email Anda tidak masuk spam.(f)
Baca juga:
- 8 Aturan Main Jamuan Makan dari Becky Tumewu
- Punya Klien yang Sewenang-wenang dan Suka Menindas Anda? Atasi dengan Cara Ini
- Trik Sukses Taklukkan Klien
Topic
#kirimemail, #hadapiklien