Career
4 Tip Sukses Menjadi Karyawan Baru

13 Dec 2016


Sebagai karyawan baru, tentunya kita harus dapat beradaptasi. Jangan merasa putus asa jika lingkungan kerja masih asing. Berikut beberapa tip agar jalan kita mulus sebagai karyawan baru….
 
  • Personal Quality. Kita perlu menciptakan citra diri sebagai pribadi berkualitas. Timbulkan kesan yang positif dan profesional baik secara penampilan, perilaku dan tutur bahasa.
  • Personal Guarantee. Bubuhkan “cap jempol” di setiap hasil pekerjaan kita sebagai jaminan kualitas tinggi. Pastikan bahwa semua hasil pekerjaan kita berkualitas dengan membiasakan mengecek ulang hasil pekerjaan untuk memastikan bahwa hasilnya akurat.
  • Ciptakan kesan profesional dengan bekerja secara fokus. Minimalisasi interupsi pekerjaan, terutama smartphone untuk kepentingan pribadi yang tidak mendesak. Ambillah inisiatif dan bersikaplah proaktif dalam setiap hal, baik yang berkaitan dengan pekerjaan maupun ketika membina hubungan dengan tim kerja. Jangan ragu untuk bertanya ketika ada hal yang kurang jelas karena sikap diam bisa disalahartikan bahwa Anda sudah mengerti.
  • Beda generasi, beda pendekatan. Berdasarkan riset TMI International dan pengalaman menjadi konsultan di lebih dari 62 negara, dunia kerja saat ini menghadapi tantangan tambahan terkait perbedaan generasi antara anak buah rekan kerja dan atasan. Terlebih karena banyak perusahaan menerapkan program management trainee sehingga seorang baru langsung ditempatkan sebagai posisi pemimpin dengan anak buah lebih senior.
 
“Dunia kerja sekarang ini terdiri dari empat generasi aktif, yakni tradisionalist, zoomer, X dan Y. Bahkan, generasi muda milenia akan mulai masuk ke dunia kerja dan menambah tantangan kita,” ungkap Fransiska Atmadi (Siska), Consultant of Management Development International, mengutip buku 101 Tips Mengelola Generasi X, Y, & Zoomer Di Tempat Kerja. Perbedaan generasi berdampak pada perbedaan prioritas, pola kerja, cara komunikasi dan pembinaan hubungan.
Advertisement
 
“Intinya adalah saling memahami dan berfokus pada kekuatan setiap generasi. Karena itu, keterampilan multi-generasi menjadi sangat penting untuk kelancaran beradaptasi di tempat baru,” tegasnya lagi. (f)
 
Foto: Fotosearch
 



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?