<b>Matte Lipstick</b><br><br>Kebalikan dari lip gloss, matte lipstik bersifat menyerap kilap karena kandungan minyaknya sangat sedikit. Hasil polesan dari matte lipstik akan terlihat tanpa kilap dan menempel pada bibir. Jika Anda memiliki bibir kering, jangan terlalu sering memakai jenis lipstik berikut karena dapat menyebabkan bibir pecah-pecah. Matte lipstik cocok digunakan untuk Anda yang memiliki bibir penuh.<br><br><b>Satin Lipstick</b><br><br>Satin lipstik layaknya kombinasi antara matte lipstick dan lip gloss. Hal ini dikarenakan satin lipstik memiliki bentuk yang hampir sama dengan matte lipstik, namun memiliki kandungan pelembab yang lebih tinggi dan memberikan efek kilap seperti lip gloss. Warna bibir akan lebih kuat namun tanpa efek glossy yang berlebihan sehingga hasil akhir dari penggunaan lipstik ini akan terlihat lembut dan berkilau layaknya kain satin. Cocok digunakan pada bibir tipis.<br><b>Lip Tint</b><br><br>Lip tint termasuk jenis lipstik yang tergolong baru. Pengaplikasiannya, Anda cukup menepuk-nepuk bibir dengan kuas lip tint dan mengecapkan bibir atas dan bawah bersamaan, setelah itu lip tint akan rata dengan sendirinya. Rata-rata, lip tint memiliki warna yang alami sehingga memberikan efek warna bibir natural. Lip tint juga cocok untuk jenis bibir apapun.<br><b>Frosty Lipstick</b><br><br>Lipstik yang populer di tahun 80-an ini juga dikenal dengan nama pearlescent. Frosty lipstik memberi efek mengkilap seperti mutiara dan metalik pada bibir. Walaupun menimbulkan efek mengkilap, kandungan pelembab pada lipstick ini sangat sedikit, sehingga Anda harus mengoleskan pelembab bibir terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Hati-hati dalam pemilihan warnanya, ya, karena lipstik jenis ini dapat terlihat nggak sesuai dengan warna kulit Anda.<br>
Sebelum memilih warna lipstik yang sesuai dengan jenis kulit kita, ada baiknya lebih dulu kita berkenalan dengan ragam jenis lipstik yang sesuai dengan jenis bibir. Yuk, cari tahu!