Navigasi Mode Pria bisa jadi panduan, karena menswear ternyata tidak sesederhana itu. Foto: Dok. Femina
Bukan saja penampilannya yang selalu unik—konsisten dari dulu dengan dasi kupu-kupu—tapi juga pemikiran dan karya Ichwan Thoha yang telah menjalani banyak profesi di bidang fashion—sebagai jurnalis, desainer, penulis buku, hingga pendidik—tak kalah flamboyan.
Navigasi Mode Pria: Kamus, Istilah, dan Referensi, yang diluncurkan di Kinokuniya, Grand Indonesia, Jakarta, pada 7 Oktober lalu, merayakan 30 tahun ia berkarier di dunia fashion, adalah buktinya.
Buku ketiganya itu boleh saja disusun dalam format kamus secara alfabetis, namun sentuhan flamboyan sang penulis sangat terasa. Sketsa orisinal karya Ichwan yang khas—dan pastinya flamboyan pula goresannya untuk sosok pria—hadir melengkapi setiap pembahasan dari berbagai istilah dan item busana pria.
Namun begitu kita mengulik tentang isinya, Ichwan Thoha yang menjawab bukanlah sosok nan flamboyan melainkan seseorang dari inner circle yang peduli pada kemajuan fashion Indonesia.
Talk show bersama model Helen Hiu, yang pernah jadi anak didik Ichwan Thoha. Foto: IG @dearzdwptri
“Buku ini ingin menunjukkan kalau belajar mendesain busana pria juga bisa sama menyenangkannya dengan mendesain busana wanita,” ujar Ichwan.
Sebagai dosen di beberapa sekolah mode, Ichwan merasa busana pria belum banyak dikulik secara khusus, padahal busana pria punya potensi bisnis yang baik di masa depan.
Advertisement
Buku Navigasi Mode Pria seperti jadi ajakannya kepada generasi muda calon desainer dan pelaku bisnis fashion di Indonesia untuk mengeksplorasi busana pria. Ada uraian mengenai sejarah, pemikiran, dan cerita di balik elemen fashion yang dibahas.
Meski ada beberapa typo di sana-sini, secara keseluruhan buku ini cukup lengkap sebagai kamus ringan dunia fashion pria, termasuk asal kata “KW” yang dekat di industri fashion, namun mungkin tidak semua orang tahu.
“Buku sebagai media eksistensi, kontribusi, dan legasi saya kepada dunia pendidikan, dan fashion pada khususnya,” kata Ichwan, yang mengaku menulis dan menerbitkan buku adalah cita-citanya sejak kecil.
Ichwan Thoha dan koleksi arsip rancangannya yang di-styling ulang. Foto: Dok. Femina
Di acara peluncuran, lima tampilan busana pria yang di-styling ulang dari koleksi arsip Ichwan Thoha muncul dalam mini trunk show. Gaya gender-fluid serta tabrak motif dan warna yang tetap wearable sudah lama jadi ciri khas desain dan padu padan ala Ichwan Thoha.
Ichwan kembali ke moda flamboyan saat ditanya tentang buku selanjutnya; apakah dia akan menulis referensi serupa untuk busana wanita. Senyumnya pun sangat lebar ketika ditanya kemungkinan berkarya sebagai seorang desainer lagi.
“Saya nggak retired dari fashion design. Sekarang saya sedang menikmati segala prosesnya,” ucap Ichwan, yang
Kalau kamu siswa sekolah mode atau ingin tahu lebih dalam tentang menswear, Navigasi Mode Pria: Kamus, Istilah, dan Referensi bisa masuk daftar pustaka kamu. Tersedia di toko buku Kinokuniya. (f)
Zornia Harisantoso