Chef Richie Pratadaja melanjutkan eksplorasinya terhadap cokelat di Criollo, proyek restoran keduanya. Terletak di lantai 4 Plaza Indonesia, Jakarta, restoran ini memanjakan para pengunjung mal yang peka terhadap tren.
Cokelat, tapi dalam hidangan gurih!
Criollo memanfaatkan kompleksitas cokelat berkualitas tinggi dalam sajian gurih, dari saus hingga sambal. Richie—yang sebelumnya lebih dikenal sebagai chocolatier di New York—memahami betul potensi cokelat. Ia pun berambisi untuk menunjukkan kepada Jakarta bahwa cokelat bisa menjadi medium untuk menyampaikan rasa baru, melampaui batasannya sebagai bahan kue semata.Di sesi media tasting, dimensi kontemporer Criollo dimulai dengan Cauliflower with Garlic Aioli yang berpulas saus cokelat-mete. Selanjutnya, scallop dari Alaska bersama milk chocolate foam, chocolate sauce, dan renyahnya salty cacao nibs. Satu cokelat, tiga gaya olahan.
Tak kalah unik (namun tetap memikat!) adalah octopus dengan chocolate corn purée. Tak ada aftertaste mengganggu; pengalaman baru ini mengalir dengan mulus.
Selain itu, Aussie Wagyu MB5 disandingkan dengan chocolate-cauliflower purée dan saus andaliman-cokelat, terinspirasi oleh rasa saus saksang Batak yang pekat. Nasinya dimasak bersama cocoa butter (lemak nabati biji kakao) dan kefir.