Food Review
Terbuai Foie Gras

18 Dec 2011

Setelah mempelajari tren fine dining di luar negeri, Cassis siap berkompetisi menyajikan french food dalam model terbaru. Dibuka kembali di Agustus ini, Yabu Pushelberg, interior desainer, memberi penataan baru lewat elegansi perak-putih-hitam, menggantikan dominasi warna maroon sebelumnya.

Sajian masih ditangani chef Stephane Simond, namun ia akan lebih sering memasukkan masakan pedesaaan Prancis yang begitu rustic. Performa di tahun ke-4 yang seakan siap untuk kembali mendulang award.

Sebagai appetizer, chef menyiram XO Cognac ke lobster Sumatra. Rasa manis lobster makin muncul dengan ‘tendangan’ cognac tersebut. Main course yang elegan, seperti Tenderloin with Foie Gras, berlumur saus black truffle. Klasik, bergaya Périgord, daerah di selatan barat Prancis, penghasil black truffle dan foie gras. Lembut  dan gurihnya tekstur daging sapi kualitas premium berteman baik dengan foie gras, membuat lidah terbuai.

Le Fondant au Chocolate Fleur de Cacao Barry (chocolate melt dessert) dipanggang hingga tingkat lumer cokelat yang ideal. Bak lava yang meleleh ke saus markisa yang tersiram di sampingnya. Manisnya pun ditemani pula rasa tropikal dari mango sorbet.
Advertisement