Jawab:
Advertisement
Masalah kepercayaan selayaknya bangkit dari hati nurani Anda, bukan dari alasan instrumental sebagai sarana melangsungkan pernikahan. Anda selayaknya memiliki kepercayaan dan keyakinan sesuai dengan nurani, bukan karena keterpaksaan, karena keterpaksaan bertentangan dengan hakikat kepercayaan itu sendiri.