Kesibukan Anda saat ini?
Masih aktif dengan kegiatan fashion show?
Selain di Jakarta, saya sering ikut show di Semarang, Jawa Tengah, serta beberapa kali show di London, Inggris. Khusus di luar negeri, saya diajak oleh para desainer terkenal, seperti Adjie Notonegoro, Ghea Panggabean, dan Denny Wirawan. Mereka memang memiliki misi utama, yaitu untuk memperkenalkan kain-kain tradisional Indonesia seperti batik.
Apa ilmu atau bekal yang didapat dari WF?
Cara berjalan dan pose di depan kamera. Selain itu, saya juga mendapat pembekalan tentang cara menghadapi orang. Sebab sudah tentu, dunia yang digeluti akan membuat saya bertemu dengan banyak orang.
Ya, tentu. Saya pernah mengikuti sebuah kompetisi sebelumnya, dilanjutkan dengan belajar modeling di sekolah model milik Adjie. WF ikut menyempurnakan ilmu-ilmu yang saya dapatkan. Dengan mengikuti WF, jalan karier saya di dunia modeling makin terbuka. WF sangat ahli menggali talenta tersembunyi tiap finalis. Keterlibatan para alumni dalam tiap acara dan juga pemotretan adalah kesempatan yang sangat berharga.
Rencana Anda ke depan?
Dengan bertambahnya usia, saya tidak mungkin selamanya menjadi model. Untuk itu, saya akan mengembangkan usaha di bidang clothing line. Mendesain dan memproduksi pakaian. Bisnis tersebut sangat berkaitan dengan bidang pekerjaan yang saya jalani saat ini. Saya juga akan fokus mengembangkan komunitas Langkah Anak Bangsa yang saya gagas bersama Melinda Widjanarko dan beberapa teman lainnya.
Kenangan berkesan selama karantina?
Rasa capek karena padatnya kegiatan selama karantina seakan tidak terasa dengan ilmu dan bekal yang saya dapatkan. Suasana makin mengasyikkan karena ternyata beberapa di antara finalis ada yang saya kenal sebelumnya, seperti Melissa Akbar Ricardo Yunus dan Lucia Kasih Nindita. (f)