Untuk kali ke-4 Korea Indonesia Film Festival akan diadakan pada 26 - 30 Oktober 2016 di 6 lokasi CGV Blitz yang ada di Jakarta maupun di kota-kota lainnya. Lokasi-lokasi CGV blitz yang turut berpartisipasi di KIFF 2016 adalah Grand Indonesia - Jakarta, Teraskota BSD – Tangerang, Festive Walk – Karawang, Bandung Electronic Centre – Bandung, Marvell City – Surabaya, Sahid J-Walk – Yogyakarta.
Selama lima hari, KIFF 2016 akan menghadirkan 20 film dengan komposisi 13 film Korea, 2 special Art, dan 5 film Box Office Indonesia. Film arahan Kim Jae Won, The Age of Shadows (2016) menjadi film pembuka KIFF 2016. Film aksi tentang sekelompok agen pembela negara yang berjuang saat Korea Selatan berada dalam penjajahan Jepang ini dibintangi Gong Yoo (Train To Busan, The Suspect) & Song Kang Ho (Snowpiercer, Thirst).
Film bertema aksi yang menegangkan lain yang bisa ditonton adalah Train to Busan, Time Renegades,The Boys Who Cried Wolf, dan The Wailing. Penonton juga dapat menikmati film romantis sekaligus menyentuh seperti One Way Trip, The Himalayas, Unfogettable, dan Fourth Place. Mewakili Indonesia, ditampilkan film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara, Filosofi Kopi, Sabtu Bersama Bapak, Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea dan I Love You from 38.000 feet. Sementara Anda yang menyukai film berbeda, dapat memilih art movie La Bayadere dan The Last Empress.
“Art movie merupakan salah satu proyek yang didukung pemerintah Korea Selatan untuk masyarakat di luar Seoul yang tidak memiliki panggung musikal dan ballet. Dengan diputar di KIFF kami berharap dapat memberikan tontonan kepada masyarakat Indonesia yang mungkin sulit menonton pertunjukan musikal dan ballet,” ujar Kim Seok Gi, Ketua Korean Culture Indonesia di press conference yang berlangsung 24 Oktober lalu. Yang istimewa, sebelum menonton La Bayadera pada Kamis 27 Oktober dan 30 Oktober di CGV Blitz Grand Indonesia, penonton diajak diskusi dengan Ballet.id tentang ballet.