Kita mungkin sudah melakukan banyak cara untuk membuat aroma vagina lebih wangi, seperti menggunakan pembersih vagina. Tapi, vagina tetap beraroma tidak sedap. Daripada terus-menerus menggunakan cairan pembersih yang pastinya memiliki efek samping, lebih baik lakukan tujuh cara alami ini untuk membuat aroma vagina lebih wangi.
Basuh dengan air hangat, bukan sabun
Ketika sedang mandi, hindari ikut mencuci daerah vagina dengan sabun. Bukannya membuat vagina lebih bersih justru bikin lecet. Lebih baik, basuhlah vagina dengan air hangat.
Rutin mengganti pembalut saat menstruasi
Usahakan saat menstruasi, gantilah pembalut setiap habis buang air kecil, atau setidaknya sekitar tiga jam sekali tergantung derasnya arus menstruasi. Pasalnya, jika dibiarkan terus menerus, vagina akan semakin berbau tidak sedap, karena adanya kuman.
Membasuh dari arah depan ke belakang setelah buang air kecil
Setelah pipis, pastikan kita membasuh vagina dari arah depan ke belakang. Jangan mulai membasuh dari arah sebaliknya, karena bakteri akan masuk ke vagina, dan menyebabkan iritasi.
Gunakan underwear tidak terlalu ketat
Hindari penggunaan underwear ketat, karena membuat sirkulasi di daerah vagina tidak lancar. Gunakan juga underwear berbahan katun dibandingkan satin, agar dapat menyerap keringat.
Segera pipis setelah berhubungan seks
Jika sudah berhubungan seksual aktif, jangan lupa buang air kecil setelah berhubungan seks. Penting, nih, agar bakteri dari sperma tidak masuk ke vagina. Plus, menghindari terjadinya infeksi saluran kencing yang bisa menyebabkan bau tidak sedap. Parahnya, gara-gara penyakit ini, kita bisa pipis setiap lima menit sekali.
Makan lebih banyak buah dan yogurt
Agar bau vagina lebih fresh, imbangi dengan banyak makan buah dan yogurt. Keunggulan lain, tubuh lebih sehat.
Segera ke dokter ketika ada yang nggak beres
Perhatikan, nih, ketika vagina kita semakin berbau asam dan mengeluarkan cairan berwarna kuning, bahkan hijau, segera periksakan diri ke dokter.
Ketika sedang mandi, hindari ikut mencuci daerah vagina dengan sabun. Bukannya membuat vagina lebih bersih justru bikin lecet. Lebih baik, basuhlah vagina dengan air hangat.
Rutin mengganti pembalut saat menstruasi
Usahakan saat menstruasi, gantilah pembalut setiap habis buang air kecil, atau setidaknya sekitar tiga jam sekali tergantung derasnya arus menstruasi. Pasalnya, jika dibiarkan terus menerus, vagina akan semakin berbau tidak sedap, karena adanya kuman.
Membasuh dari arah depan ke belakang setelah buang air kecil
Setelah pipis, pastikan kita membasuh vagina dari arah depan ke belakang. Jangan mulai membasuh dari arah sebaliknya, karena bakteri akan masuk ke vagina, dan menyebabkan iritasi.
Gunakan underwear tidak terlalu ketat
Hindari penggunaan underwear ketat, karena membuat sirkulasi di daerah vagina tidak lancar. Gunakan juga underwear berbahan katun dibandingkan satin, agar dapat menyerap keringat.
Advertisement
Segera pipis setelah berhubungan seks
Jika sudah berhubungan seksual aktif, jangan lupa buang air kecil setelah berhubungan seks. Penting, nih, agar bakteri dari sperma tidak masuk ke vagina. Plus, menghindari terjadinya infeksi saluran kencing yang bisa menyebabkan bau tidak sedap. Parahnya, gara-gara penyakit ini, kita bisa pipis setiap lima menit sekali.
Makan lebih banyak buah dan yogurt
Agar bau vagina lebih fresh, imbangi dengan banyak makan buah dan yogurt. Keunggulan lain, tubuh lebih sehat.
Segera ke dokter ketika ada yang nggak beres
Perhatikan, nih, ketika vagina kita semakin berbau asam dan mengeluarkan cairan berwarna kuning, bahkan hijau, segera periksakan diri ke dokter.