Foto: Fotosearch
Misalnya, tujuan kita berinvestasi adalah untuk masa pensiun. Untuk investasi jangka panjang seperti ini, nggak ada salahnya berinvestasi reksa dana saham yang harganya sedang drop. Dalam sejarah, 10 tahun berinvestasi reksa dana saham tidak pernah merugi—meski di antara kurun waktu tersebut harganya cenderung naik turun.
Advertisement
Berani mengambil risiko? Tidak ada salahnya mencoba untuk investasi saham. Jika harganya sedang turun, justru ini momen tepat untuk membeli saham. Lima sampai 10 tahun mendatang, bukan nggak mungkin jumlah dana kita mencapai dua kali lipat, atau lebih. Namun, pastikan kita memilih saham yang masuk daftar LQ45 dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan—saham-saham ini sudah terbukti kestabilannya.