Dok: Pixabay
Bedak mineral yang terbuat dari magnesium, silicon, hidrogen, dan oksigen ini biasanya ditemukan dalam bedak wajah dan eyeshadow. Talc yang dimurnikan diklaim dapat terkontaminasi asbestos, yang dikenal bersifat karsinogen. Beberapa penelitian menunjukkan adanya sedikit kaitan antara keterpaparan rutin talc dengan beberapa jenis kanker, seperti ovarium, paru-paru dan rahim.
7/ Minyak Mineral
Minyak jenis ini bersumber dari minyak bumi. Menurut World Health Organization (WHO) minyak mineral yang tidak diolah termasuk ke dalam bahan karsinogenik. Sayangnya, minyak mineral yang ditemukan dalam kosmetik bukanlah yang diolah, namun hanya sekadar cosmetic grade saja.
Untuk itu, WHO mengklasifikasikan minyak mineral halus yang terdapat dalam kosmetik ke dalam grup tiga daftar produk karsinogenik. Artinya, WHO belum yakin 100% mengenai aman atau tidaknya produk yang mengandung minyak mineral.
Namun, jika Anda khawatir terhadap penggunaan minyak mineral, dr. Monika Hadimuljono, Sp.KK menyarankan untuk menggunakan produk kecantikan yang memiliki minyak alami seperti argan, chamomile, atau minyak biji anggur.
8/ Merkuri
Inilah zat yang paling ditakuti karena sifatnya yang beracun dan bersifat karsinogen. Sayangnya, masih banyak produk kecantikan khusus pemutih wajah yang menyalahgunakan penggunaan zat merkuri untuk efek yang instan. Merkuri adalah logam berat berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi, alergi, bahkan kerusakan permanen pada susunan saraf otak, ginjal, dan gangguan perkembangan janin.
Menurut dr. Monika Hadimuljono, Sp.KK, produk-produk kecantikan seperti ini sudah seharusnya ditinggalkan karena efeknya yang sangat berbahaya untuk kesehatan.
9/ Timbal (Pb)
Termasuk logam berat, timbal juga bahan yang dilarang untuk digunakan pada kosmetik. Pada anak-anak, timbal bisa menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan sistem saraf. Tentunya ini bisa mempengaruhi tingkah laku dan perkembangan mereka.