Rambut 

Mewarnai Rambut Sendiri, Yuk!


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Mewarnai Rambut Sendiri, Yuk!  Femina
Mewarnai rambut tidak hanya bisa dilakukan di salon. Kini, Anda juga bisa mewarnai rambut sendiri di rumah. Selain bisa berhemat ratusan ribu rupiah, Anda bisa melakukannya dalam suasana santai,tanpa terburu-buru. Tapi, jangan asal mengikuti instruksi di dus cat rambut. Rambut berwarna indah dan berkilau hanya bisa dimiliki dengan teknik pengecatan yang benar.

Begini Caranya!


Meng-highlight rambut

Highlight dilakukan sebelum mengecat rambut secara keseluruhan. Untuk menciptakan highlight pada rambut, ada cat rambut khusus untuk itu. Tapi, bila rambut Anda punya pigmen yang kuat atau termasuk rambut yang masih virgin (belum pernah diwarnai) perlu trik tersendiri agar warna highlight-nya keluar, yakni dengan menggunakan bleaching.
Pada wanita usia matang dan wanita bekerja, highlight cukup diterapkan di area mahkota. Sekitar 10-25 helaian (tergantung tebal – tipis rambut).

Highlight yang elegan sebaiknya berwarna tembaga kecokelatan, atau pirang kemerahan. Warna pirang keperakan (platinum blonde), atau warna fashion seperti hijau, kuning, atau merah menyala sebaiknya dilupakan saja.  

Bahan dan alat:
  • Bleaching powder yang bisa dibeli di toko kosmetik besar khusus perlengkapan salon.
  • Oxydant. Yaitu cairan ammonia dengan bermacam-macam tingkat persentasenya. Mulai dari 2,7%-12% tergantung level terang yang ingin dicapai. Dapat dibeli di toko khusus perlengkapan salon. Level 3% sudah cukup untuk Anda.
  • Kuas cat.
  • Mangkuk cat.
  • Sarung tangan plastik/karet, untuk menghindari iritasi.
  • Masker, untuk melindungi dari aroma tajam yang dihasilkan campuran bleaching.
  • Shower cap.
Cara Aplikasi:
  • Masukkan ke dalam mangkuk, campuran 1 sdm bleaching powder dan oxydant, dengan perbandingan 1:2, lalu aduk rata.
  • Aplikasikan dengan kuas selapis demi selapis pada rambut kering. Pastikan dioleskan di bagian yang ingin di-highlight secara merata dan hanya pada batang rambut. Hindari mengenai kulit kepala.
  • Tutup rambut dengan shower cap.
  • Diamkan 10 menit. Karena tingkat pigmen rambut tiap individu berbeda, lakukan pemeriksaan beberapa kali hingga mencapai tingkat pelunturan yang diinginkan.
  • Setelah mencapai warna terang yang diinginkan, cuci rambut menggunakan sampo tanpa kondisioner, dan keringkan.
  • Lanjutkan dengan proses pewarnaan rambut sesuai warna pilihan Anda.
Mewarnai Rambut

Sebaiknya rambut tidak dicuci terlebih dahulu dengan sampo, sebab kutikula rambut akan terbuka dan dapat membuat pewarna rambut tidak teraplikasi sempurna. Lain halnya jika kondisi batang rambut sangat berminyak, sebaiknya dicuci terlebih dahulu.

Yang Perlu Disiapkan:
  • Cat rambut.
  • Jepit rambut bergigi jarang.
  • Kain gelap penutup baju.
  • Kuas mengecat rambut (menyerupai sisir).
  • Shower cap.
Caranya:
  • Pastikan rambut dalam keadaan kering dan tidak lembap.
  • Siapkan pewarna rambut kemasan. Sebelumnya, baca instruksi pencampuran produk secara teliti.
  • Kenakan sarung tangan plastik dan kain gelap penutup baju agar tidak ternoda oleh cat rambut.
  • Belah rambut menjadi 2 bagian secara horizontal, dan jepit bagian atasnya. Aplikasikan cat dimulai dari rambut bagian bawah selapis demi selapis. Jangan mengenai kulit kepala.
  • Setelah rambut diberi pewarna secara merata, tutup dengan shower cap agar suhunya stabil, diamkan selama 35 menit.
  • Bilas rambut dengan air yang mengalir hingga warnanya bening, lalu gunakan sampo dan kondisioner. (f)



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Diam Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Diam
Jika Anda melihat perilaku kekerasan - secara verbal atau fisik - apa yang Anda lakukan?
KOMENTAR
05 Jul 2015 - sekar lelymobile
Ketika saya sedang antri utk membayar belanjaan di kasir sebuah supermarket besar, di kasir sebelah saya terlihat seorang ibu sedang sibuk mengeluarkan belanjaannya dari trolley untuk diletakkan di meja kasir. Disebelahnya terlihat sang suami menggen ...
04 Jul 2015 - LisaYustika
Rasanya sudah menjadi kewajiban bagi kita, terutama kaum perempuan untuk melakukan tindakan ketika melihat aksi kekerasan terhadap anak. Minimal menegur si pelaku. Namun, yang kadang membuat sebagian kita ragu untuk melakukannya adalah, dampak yang a ...
23 Jun 2015 - indrifebianti
Suatu kali, ketika saya sedang naik motor, terlihat seorang ibu dan anaknya sedang jalan di pinggir jalan. Dari awal saya lihat, posisi si anak berada di sisi jalanan dan si ibu cuek-cuek aja sambil sibuk dengan hp-nya. Sepertinya si ibu tidak ped ...



Majalah Edisi 27 (4 - 10 Juli 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 1 July 2015






  VIDEO